
Courtesy CGG World
Inti Spectral Broadening terlihat pada gambar atas-kanan, dimana kita harus men-design spectrum data seismik baru sehingga memiliki amplitudo yang lebih tinggi pada kisaran frekuensi tertentu (merah/Enhanced Seismic)-bandingkan dengan spectrum seismik input (hitam) dimana amplitudonya lebih rendah pada rentang frekuensi tersebut. Lalu spectrum yang di-design pada tahapan ini diterapkan sebagai filter pada data seismik input untuk memperoleh data seismik yang telah di-Spectral Broadening.
Tentu saja kita dapat men-design spectrum sesuai dengan karakter yang kita kehendaki, sebagai contoh jika kita ingin mempertajam data seismik dengan rentang frekuensi rendah maka yang amplitudo yang di-enhance adalah pada rentang ini.
Gambar dibawah ini menunjukkan perbandingan data seismik input (kiri) dan setelah Spectral Broadening (kanan), perhatikan reflektor-reflektor yang lebih jelas serta muncul dengan baik pada setiap kotak merah.

Courtesy CGG World
Gambar di bawah ini menunjukkan penarikan horizon base M1-Sand yang lebih pasti pada Spectral Broadening data, dibandingkan dengan penarikan pada data originalnya yang lebih ambigu.

Courtesy CGG World
Demikian juga Spectral Broadening bekerja dengan baik untuk meningkatkan dan mempertajam karakter stratigrafi seperti yang terlihat pada slice data seismik dibawah ini:

Courtesy CGG World

Tidak ada komentar:
Posting Komentar